Electrum Resmi Bangun Pabrik Motor Listrik Pertama, Ditargetkan Beroperasi 2024

Selain mendukung secara konkrit target pemerintah dalam memproduksi sembilan juta motor listrik pada 2030, hal ini juga sejalan untuk Indonesia net-zero emission 2060.

“Dulunya ini adalah ide dan sekarang menjadi realitas. Sebagaimana diketahui, Electrum merupakan usaha patungan GOTO dan TBS guna membangunn ekosistem motor listrik,” kata Pandu dalam acara Groundbreaking Pabrik Electrum di Cikarang dikutip https://binamargadki.net/

Pandu bilang, Electrum akan fokus pada pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekaligus menggandeng industri dalam negeri untuk mendukung infrastruktur pendukung lain, termasuk baterai dan suku cadang yang dibutuhkan sehingga menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang berkesinambungan di Indonesia.

Sementara itu, Direktur/Presiden Unit Bisnis On-Demand Services GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo menegaskan dukungan Grup GoTo bagi Electrum sebagai salah satu kontributor pertumbuhan Grup GoTo, pembangunan pabrik Electrum merupakan langkah besar dalam upaya GoTo mencapai target Nol Emisi dengan transisi armada menjadi kendaraan listrik secara penuh pada 2030.

“Sejak fase uji coba motor listrik di Jakarta, kami telah menghadirkan berbagai kemajuan serta melihat besarnya antusiasme serta sambutan positif dari mitra pengemudi dan konsumen. Penggunaan motor listrik membantu mitra,” kata dia.

Tak hanya itu, Direktur TBS, Juli Oktarina menyampaikan komitmen TBS Energi melalui Electrum untuk mendukung transisi energi berkelanjutan. Perseroan berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam bisnis energi baru dan terbarukan pada 2023, termasuk pembangunan ekosistem kendaraan listrik roda dua melalui Electrum.

“Pembangunan ekosistem motor listrik Electrum ini juga menciptakan dampak jangka panjang dan multilayer yang mampu menyerap lapangan pekerjaan baru di bidang energi baru dan terbarukan,” ujar Juli.

Kerja Sama dengan Pertamina

Pada kesempatan yang sama, Electrum turut mengumumkan rencana kerja sama dengan Pertamina, melalui anak usaha Pertamina Power Indonesia dan Pertamina Patra Niaga akan bekerjasama dengan Electrum untuk pengemasan baterai kendaraan listrik roda dua, sekaligus mendukung produksi sel baterai dari Indonesia Battery Corporation.

Selain itu, kerja sama dengan GIIC melalui penandatangan nota kesepahaman pembelian dan penggunaan motor listrik Electrum secara bertahap sebagai kendaraan operasional di wilayah GIIC dan Planet Ban melalui penandatangan nota kesepahaman untuk penempatan Battery Swap Station (BSS) dan layanan purna jual di ratusan outlet Planet Ban yang tersebar di wilayah Jakarta.

“Electrum akan terus berkolaborasi secara strategis untuk menghadirkan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan mengembangkan jaringan layanan purna jual baik secara mandiri maupun bermitra untuk meningkatkan akses kendaraan listrik roda dua untuk konsumen,” kata Pandu.